Waspada Virus Nipah, Kemenkes ke Masyarakat: Jaga Kebersihan

Berita, Teknologi676 Dilihat


Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan. Upaya itu sebagai langkah mewaspadai virus Nipah yang kini menyebar di India.

“Pastikan hindari resiko tertular virus nipah dan cucit tangan, tidak mengkonsumsi daging mentah atau langsung pada buah yang mungkin terpapar dengan kelelawar buah,” kata Nadia saat dihubungi pada Jumat, 29 September 2023.

Kemudian untuk petani dan peternak, Kemenkes menyarankan agar waspada dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Antara lain dengan membersihakan kandang secara rutin dengan desinfektan, memakai alat pelindung diri (APD), mencuci tangan, dan melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak.

“Juga terapkan penggunaan APD saat mengelola produk daging hewan. Kalau sakit segera ke faskes,” pesan Nadia.
 


Kemudian, Kemenkes juga berpesan untuk melakukan penguatan petugas surveilens di pintu masuk negara. Dia meminta setiap daerah untuk waspada terhadap pelaku perjalanan luar negeri yang baru datang dari wilayah terdampak, 

“Hati-hati dan hindari kontak serta resiko penularan dan kalau sakit segera ke faskes. Penguatan petugas juga untuk mengenali gejalan dan memebrikan pengobatan standar,” jelas dia. (Naufal Zuhdi)

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan. Upaya itu sebagai langkah mewaspadai virus Nipah yang kini menyebar di India.
 
“Pastikan hindari resiko tertular virus nipah dan cucit tangan, tidak mengkonsumsi daging mentah atau langsung pada buah yang mungkin terpapar dengan kelelawar buah,” kata Nadia saat dihubungi pada Jumat, 29 September 2023.
 
Kemudian untuk petani dan peternak, Kemenkes menyarankan agar waspada dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Antara lain dengan membersihakan kandang secara rutin dengan desinfektan, memakai alat pelindung diri (APD), mencuci tangan, dan melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak.

Baca Juga  IHSG Menguat Tipis, Bakal Longsor Lagi?



“Juga terapkan penggunaan APD saat mengelola produk daging hewan. Kalau sakit segera ke faskes,” pesan Nadia.
 

Kemudian, Kemenkes juga berpesan untuk melakukan penguatan petugas surveilens di pintu masuk negara. Dia meminta setiap daerah untuk waspada terhadap pelaku perjalanan luar negeri yang baru datang dari wilayah terdampak, 
 
“Hati-hati dan hindari kontak serta resiko penularan dan kalau sakit segera ke faskes. Penguatan petugas juga untuk mengenali gejalan dan memebrikan pengobatan standar,” jelas dia. (Naufal Zuhdi)
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(LDS)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *