Wajib Tahu! Ini Pentingnya Suplemen Asam Folat untuk Persiapan dan Masa Kehamilan

Berita, Teknologi677 Dilihat
Jakarta: Berdasarkan penelitian FKUI pada 143 ibu hamil berusia 17-39 tahun di Jakarta 
menunjukkan angka defisiensi mikronutrien yaitu sebanyak 90 persen Bumil kekurangan folat, zat besi, zinc, kalsium, vitamin B12 dan vitamin D3. 

Padahal, persiapan kehamilan yang sehat sangat disarankan bagi calon ibu dengan memenuhi

kecukupan gizi seimbang, dan kebutuhan mikronutrien seperti asam folat, vitamin

D3, zat besi, serta vitamin/mineral lainnya berfungsi membantu melindungi bayi yang belum lahir dari cacat lahir. 

Bukan cuma itu, anemia juga masih menjadi masalah kesehatan yang kerap dialami Bumil. Padahal, jika kebutuhan zat besi selama kehamilan tidak terpenuhi dapat menyebabkan komplikasi pada ibu seperti anemia, preeklamsia, persalinan preterm, dan pendarahan pasca salin. Kekurangan vitamin D3 dapat meningkatkan risiko pre-eklamsia, diabetes gestasional, dan berat badan lahir rendah (BBLR). 

“Asupan zat gizi mikro yang memadai sejak persiapan kehamilan krusial untuk mengoptimalkan perkembangan bayi dalam jangka pendek maupun panjang. Kurangnya asupan zat gizi mikro atau asam folat pada Bumil berdampak panjang bagi perkembangan janin. Bahkan, kekurangan zat besi, kalsium, vitamin B12, vitamin D3 dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan,” tutur Dr. Beeleonie, BMedSc, SpOG, KFER dalam acara Talk show dan peluncuran Elevit yang diselenggarakan oleh Bayer pada Sabtu, (7/10/2023). 



(Dr. Beeleonie, BMedSc, SpOG, KFER. Foto: Dok. Yuni)

Dr. Beeleonie menjelaskan pentingnya konsumsi suplemen multivitamin dan mineral terutama pada wanita yang ingin memulai program hamil karena dapat meningkatkan peluang kehamilan sebesar 70 persen. Oleh karena itu, ia pun menyarankan agar suplemen sebaiknya dikonsumsi sejak 3 bulan sebelum masa kehamilan. 

“Untuk memulai program hamil pasangan sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal. Mulai dari melihat gaya hidup masing-masing apakah ada di berat badan ideal. Lalu, perhatikan pola makan apakah sudah seimbang nutrisinya. Hindari alkohol, rokok baik aktif maupun pasif, dan hidup lebih sehat dengan rutin berolahraga. Dan, yang terpenting adalah konsumsi suplemen asam folat sejak awal merencanakan promil hingga masa kehamilan yang tentunya sudah dikonsultasikan dengan dokter kandungan sebelumnya,” jelas dr. Beeleonie. 

Baca Juga  Kasus Impor Gula, Kejagung Periksa 2 Pejabat Bea Cukai



(Data kebutuhan asupan gizi selama persiapan dan masa kehamilan. Foto: Dok. Yuni)

Manfaat konsumsi asam folat pada masa kehamilan

Seperti yang dikatakan dr. Beeleonie, folat adalah zat gizi mikro yang penting untuk dikonsumsi pada masa kehamilan karena memiliki beberapa manfaat seperti:

1. Menstimulasi pembentukan sel darah dan mendukung kematangan eritrosit. 

2. Berkontribusi agar seluruh organ dan jaringan janin dapat berkembang secara normal. 

3. Mengurangi risiko penyakit jantung (carat tabung saraf). 

4. Mengurangi risiko bayi lahir prematur. 

5. Pembelahan dan diferensiasi sel embrionik/janin.

6. Berperan dalam pembentukan sistem saraf pada janin.

“Setidaknya perempuan membutuhkan asam folat sebanyak 400-800 mikogram setiap hari. Namun, tidak semua individu dapat mengaktifkan asam folat yang dikonsumsinya. Oleh karena

itu, bentuk asam folat aktif seperti Metafolin® yang dapat langsung diserap tubuh penting untuk ada dalam formula suplemen multivitamin dan mineral,” tutup dr. Beeleonie. 
(yyy)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *