Truk Bantuan Kemanusiaan ke Gaza akan Masuk dari Mesir

Berita, Teknologi168 Dilihat

Kairo: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, pemimpin Mesir Abdel Fattah El Sisi telah setuju untuk membuka perbatasan Rafah ke Gaza. Ini memungkinkan masuknya 20 truk bantuan kemanusiaan ke wilayah konflik itu.
 
Biden mengatakan di Air Force One, dia berbicara dengan El Sisi setelah mengunjungi Israel, di mana para pemimpin setuju untuk mengizinkan bantuan masuk.
 
“El Sisi setuju untuk membiarkan hingga 20 truk lewat,” kata Presiden AS kepada wartawan, dilansir dari The National, Kamis, 19 Oktober 2023.

Dia mengatakan, mungkin diperlukan waktu hingga hari Jumat sebelum bantuan sampai ke Gaza, karena kondisi jalan yang buruk.
 
Biden telah menyelesaikan kunjungan singkatnya ke Israel, di mana ia menegaskan kembali komitmen AS terhadap keamanan Israel dan menyerukan pasokan kemanusiaan untuk memasuki Gaza.
 
Truk-truk yang membawa bantuan penting ke Jalur Gaza yang terkepung telah terjebak di sisi perbatasan Mesir selama berhari-hari, menunggu terobosan diplomatik yang memungkinkan mereka masuk.
 
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia tidak akan mengizinkan bantuan masuk melalui perbatasannya dengan Gaza. Namun, tidak akan menghentikan bantuan masuk melalui penyeberangan Rafah di Mesir.
 
Perjalanan Biden ke Yordania untuk bertemu dengan pemimpin Mesir dan Palestina dibatalkan setelah serangan terhadap sebuah rumah sakit di Gaza pada Selasa, yang menewaskan ratusan orang yang berlindung di sana.
 
Palestina dan negara-negara Arab menyalahkan Israel atas serangan tersebut, namun Israel mengatakan serangan tersebut berasal dari peluncuran roket yang gagal oleh kelompok militan Jihad Islam.
 
Serangan terhadap rumah sakit ini menuai kecaman dan protes dari seluruh dunia di ibu kota-kota besar.
 
Dua puluh truk merupakan jumlah bantuan yang terbatas, karena Gaza adalah rumah bagi 2,3 juta orang yang hidup di bawah blokade darat, udara dan laut sejak tahun 2007, ketika Hamas mengambil alih wilayah tersebut.
 
Israel memperketat blokade terhadap daerah kantong kecil tersebut pada tanggal 7 Oktober, setelah kelompok bersenjata Hamas melancarkan serangan mendadak di bagian selatan Israel, menewaskan 1.400 orang dan menyandera sekitar 200 lainnya.
 
Israel menanggapinya dengan membombardir Jalur Gaza dengan serangan udara yang sejauh ini telah menewaskan sekitar 3.500 orang, kata pihak berwenang Gaza.
 
Israel juga memblokir masuknya air, listrik, makanan dan obat-obatan, sehingga memicu kecaman internasional dan kekhawatiran dari PBB atas krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut akan disalurkan ke organisasi kemanusiaan untuk didistribusikan.
 
Israel telah menyampaikan kekhawatirannya bahwa Hamas mungkin akan menyita bantuan. Jika hal itu terjadi, Biden berkata, “Ini akan berakhir.”
 
Baca juga: Biden Sebut 20 Truk Bantuan Akan Masuk ke Gaza Pada Jumat
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

Baca Juga  Pj. Bupati Banyuasin Hani Rustam Hadiri Rakornas Percepatan Dan Perluasan Digitalisasi Daerah Tahun 2023.

(FJR)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *