Transaksi Digital di Perbankan Terus Tumbuh, Apa Dampaknya?

Berita, Teknologi689 Dilihat

Jakarta: Transaksi digital di industri perbankan, termasuk bank syariah di Indonesia kian berkembang dari waktu ke waktu. Kehadiran teknologi tersebut sangat membantu menjangkau nasabah baru dan meningkatkan penetrasi layanan keuangan syariah di Indonesia.
 

Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi digital banking di Indonesia sampai dengan Juli 2023 senilai Rp5.035,37 triliun. Jumlah itu tumbuh 15,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022. Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara di kawasan Asia Tenggara dengan potensi transaksi digital yang terus tumbuh.

Jumlah transaksi

Direktur Teknologi Informasi BCA Syariah Lukman Hadiwijaya menyampaikan jumlah transaksi di BCA Syariah selama semester I-2023 mencapai enam jutaan transaksi, di mana 63 persen transaksi nasabah dilakukan melalui mobile banking.
 
“Hal ini menunjukkan kemudahan transaksi layanan perbankan elektronik saat ini menjadi kebutuhan mutlak bagi nasabah,” kata Lukman, dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 September 2023.

Ia menyadari salah satu yang menjadi perhatian dalam transformasi digital adalah faktor keamanan dalam bertransaksi. Pihaknya pun terus memastikan infrastruktur teknologi di BCA Syariah memenuhi standardisasi yang dapat menjamin keamanan dan kenyamanan nasabah.



Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




“Dalam menggunakan fitur-fitur yang ada di platform digital BCA Syariah,” kata Lukman.
 

Managing Director VIDA Adrian Anwar menambahkan perkembangan teknologi digital di sektor keuangan saat ini terus berkembang dan makin memudahkan pelaku industri keuangan menjangkau nasabah-nasabah baru secara mudah, cepat, dan akurat.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(ABD)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Kredit Perbankan Naik 12,4% (YoY) hingga Menjadi Rp 7.245 T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *