Telat Bayar PBB? Segini Bayar Dendanya

Berita, Teknologi493 Dilihat

Jakarta: Sebagai salah satu pemilik properti, Anda tentu wajib membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). Jika pembayaran PBB telah melewati masa tenggat atau terlambat dilakukan, Anda harus membayar dengan dendanya.
 
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah Pajak Negara yang dikenakan terhadap bumi dan/atau bangunan berdasarkan Undang-undang nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 12 Tahun 1994.
 
Denda PBB harus Anda bayarkan jika saat sudah lewat jatuh tempo pembayaran. Pajak jenis ini harus dibayarkan setiap tahunnya. Jika melewati tenggat waktu, pemilik tanah dan bangunan akan dikenakan sanksi berupa denda PBB per bulan penunggakan bayaran.

Bayangkan jika per bulan saja dendanya sudah cukup besar, apalagi jika menunggak bertahun-tahun. Supaya tidak lupa membayar PBB, buatlah pengingat rutin. Sebelum membayar, Anda juga harus mengetahui nilai PBB Anda.
 

Nilai pajak yang dihitung untuk PBB adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Ketentuan nilai tersebut berdasarkan harga pasar per wilayah dan ditetapkan setiap tahun oleh Menteri Keuangan.
 
Besaran PBB yang ditetapkan didapat dari perkalian tarif 0,5 persen dengan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP). NJKP ditetapkan sebesar 20 persen dari NJOP (jika NJOP kurang dari 1 miliar Rupiah) atau 40 persen dari NJOP (jika NJOP senilai 1 miliar Rupiah atau lebih).
 
Meskipun terbilang kecil, jika terus menunggak, Anda bisa saja kehilangan properti karena penyitaan di kemudian hari. Di bawah ini ada cara menghitung denda hingga cara cek tagihan PBB dikutip dari laman HiPajak.

Cara menghitung denda telat bayar PBB

Sebagai gambaran berikut cara menghitung denda yang harus dibayarkan jika Anda terlambat membayar PBB tepat waktu.
 
Jika PBB rumah Taxmates sebesar Rp500 ribu maka denda pajak PBB yang harus dibayarkan adalah:
 
2 persen x 500.000 = 10.000
 
Apabila telat membayar PBB selama satu tahun maka denda yang harus dibayarkan adalah
 
10.000 x 12 = 120.000
 
Dengan begitu Anda harus membayar denda sebesar Rp120.000.

Baca Juga  Sebelum Listing, Bank Muamalat akan Reverse Stock Split

Cara bayar PBB yang tertunggak

Untuk pembayaran PBB terlambat, Anda bisa terlebih dahulu melakukan pengecekkan tagihan PBB dengan mengunjungi website resmi yang bisa diakses sesuai dengan domisili.
 
Jika belum mengetahui situs resmi yang sesuai, Anda bisa mencari informasinya melalui internet. Dengan mengecek besaran tagihannya Anda bisa mempersiapkan jumlah uang yang dibutuhkan.

Cara cek tagihan PBB

Terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk melakukan pembayaran PBB telat, yaitu secara konvensional maupun secara online. Untuk pembayaran secara offline Anda harus mempersiapkan beberapa syarat.

  1. Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang biasanya akan diberikan oleh RT, RW maupun kelurahan.
  2. Jika sudah memiliki SPPT, Anda bisa segera mengunjungi kantor Pos terdekat atau Bank Pemerintah yang menyediakan layanan pembayaran PBB.
  3. Saat ini Anda bahkan bisa membayar melalui gerai minimarket seperti Alfamart dan Indomaret. Jika sudah memilih tempat pembayaran yang sesuai, Anda bisa segera membayar PBB dengan tambahan sebesar 2 persen.
  4. Apabila ingin membayar PBB yang telat secara online, Anda bisa terlebih dahulu mengunduh SPPT melalui situs resmi pajak di daerahmu lalu melakukan pembayaran secara online.
  5. Pembayaran PBB via online juga bisa dilakukan melalui e-Commerce seperti Traveloka, Blibli, maupun Tokopedia.

Demikianlah penjelasan mengenai cara mudah melakukan pembayaran PBB terlambat yang umumnya pernah dialami oleh beberapa orang. Telat membayar pajak karena urusan atau keperluan yang genting tidaklah mengapa, namun sebagai warga negara yang baik, sebisa mungkin bayarlah pajak tepat waktu, dengan begitu Taxmates telah ikut berpartisipasi dalam pertumbuhan perekonomian nasional. 
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(KIE)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *