Tagihan Membengkak? Coba Ikuti Cara Ini Agar Hemat Listrik

Berita, Teknologi612 Dilihat
Jakarta: Tagihan listrik yang membengkak menjadi kekhawatiran setiap orang. Penyebabnya bisa dari penggunaan alat-alat elektronik yang kurang tepat.
 
Penggunaan alat-alat elektronik hampir setiap hari bisa membuat tagihan listrik bulanan membludak jika tidak terkelola dengan baik. Oleh karena itu, Anda harus bisa melakukan penghematan listrik. 
 
Ada beberapa cara menghemat listrik yang dapat dilakukan dari rumah. Pastikan bahwa Anda dan keluarga menerapkannya setiap hari, ya. 
 
Tips ini dinukil dari laman resmi OCBCNISP, yuk kita sampai habis ya!

Cara menghemat listrik di rumah

1. Jangan lupa mencabut kabel dan peralatan yang tidak digunakan

Pasti Anda sering membiarkan charger handphone masih tertancap pada stop kontak walaupun sudah tidak digunakan, bukan? Nah saat ini Anda harus mengubah kebiasaan buruk tersebut.
 
Walaupun charger sudah tidak digunakan, namun arus listrik tetap akan mengalir pada kabel-kabel yang masih terhubung dengan stop kontak. Tentunya listrik yang mengalir terbuang sia-sia kan?
 
Jadi, agar tagihan per bulannya tak bertambah, cara menghemat listrik yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyabut kabel dan peralatan yang sudah tidak digunakan dari stop kontak.

2. Pastikan bahwa lampu mati saat siang hari

Jika ditanya sebutkan perilaku hemat energi listrik, maka cara termudah yang dapat Anda lakukan yaitu dengan menyalakan lampu seperlunya. Saat siang hari, manfaatkan sinar matahari untuk dijadikan penerangan utama.
 
Lalu, pada malam hari, Anda dapat menyiasatinya menggunakan lampu hemat energi seperti lampu LED (Light Emitting Diode). Selanjutnya, matikan lampu ketika Anda tidur. Selain menghemat energi, tidur dalam keadaan gelap rupanya dapat meningkatkan rasa nyenyak.

3. Gunakan peralatan elektronik sesuai kebutuhan

Cara menghemat listrik juga dapat dilakukan dengan menggunakan peralatan elektronik yang diperlukan saja. Contohnya, hidupkan kipas angin atau AC ketika Anda merasa sumuk atau kepanasan dan matikan ketika sudah tak membutuhkannya.
 

Baca Juga  Emiten Data Center Mau IPO, Cek Fundamental Areanya!

Pemilihan alat elektronik yang efisien juga diperlukan. Misalnya dengan memilih setrika yang dilengkapi dengan alat pengatur panas otomatis. Aktivitas menyetrika biasanya menghabiskan waktu yang cukup lama. Jika alat setrika tidak memiliki alat pengatur panas otomatis, maka dapat mengakibatkan aliran listrik mengalir secara terus menerus.
 
Terakhir, kurangi penggunaan alat elektronik yang tidak terlalu penting seperti dispenser dan pemanas air. Alih-alih memakai listrik, Anda bisa memanaskan air menggunakan kompor gas. Hal tersebut tentunya dapat mengurangi tagihan listrik setiap bulannya.

4. Jangan membuka kulkas terus menerus

Apakah Anda sering membuka kulkas tanpa alasan yang jelas? Jika iya, maka kebiasaan tersebut harus dihilangkan dari sekarang.
 
Membuka kulkas terlalu sering atau dalam waktu yang lama rupanya membuat kulkas mengeluarkan energi lebih besar. Di mana hal tersebut berimbas pada tagihan listrik di akhir bulan.

5. Manfaatkan jendela dan ventilasi udara

Air conditioner atau AC adalah peralatan elektronik yang menguras banyak energi listrik. Selain boros energi, AC dapat membuat lapisan ozon menipis.
 
Untuk menghemat energi, minimalkan penggunaan AC dengan membuka seluruh ventilasi dan jendela agar udara segar bisa masuk ke dalam rumah. Dijamin, Anda pun tak memerlukan AC lagi.

6. Mengganti listrik dengan sumber energi alternatif

Cara menghemat listrik yang terakhir yaitu dengan memanfaatkan sumber energi alternatif seperti panel surya. Panel surya atau pembangkit listrik tenaga alam adalah metode menghemat listrik dengan memanfaatkan energi matahari. Sehingga, Anda tak perlu lagi membayar tagihan setiap bulan.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(KIE)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *