Solo Poles Kawasan Pasar Gede

Berita, Teknologi663 Dilihat


Solo: Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, mempercantik kawasan Pasar Gede di Kota Solo, yang selama ini menjadi salah satu ikon wisata daerah.
 
Kepala DPUPR Kota Surakarta Nur Basuki mengatakan penataan dilakukan di koridor Pasar Gede, yakni di Jalan RE Martadinata hingga Simpang Ketandan dengan penambahan instalasi agar membuat pejalan kaki makin nyaman saat berkunjung ke kawasan Pasar Gede.
 
Ia mengatakan pada penataan tersebut koridor dilengkapi dengan kanopi dan lampu jalan, seperti halnya yang ada di Koridor Gatot Subroto.
 
Menurutnya, proyek yang dikerjakan sejak pertengahan Juni tersebut saat ini telah mencapai tahap akhir. Sesuai jadwal, proyek yang menelan anggaran sebesar Rp3,1 miliar itu dijadwalkan selesai pada 18 November.
 
Penataan utama difokuskan di sekitar Pasar Gede, namun setelah dilakukan koordinasi akhirnya penataan dilakukan hingga ke Simpang Ketandan.
 


“Paket pekerjaannya penataan pedestrian dan drainase,” urainya.
 
Sementara itu, oleh Pemkot Surakarta saat ini Koridor Gatot Subroto dimanfaatkan untuk wisata malam. Banyak pelaku UMKM terutama kerajinan tangan yang berjualan di kawasan tersebut hingga menyedot banyak pengunjung baik dari dalam maupun luar kota.
 
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan penataan tersebut utamanya untuk membuat pejalan kaki lebih nyaman.
 
“Tapi sekalian kami percantik dengan ornamen kanopi dan lampu jalan,” ucap Gibran.
 
Sebelumnya, Pemkot Surakarta terus melakukan penataan infrastruktur di sejumlah titik dengan tujuan menarik lebih banyak wisatawan datang ke Solo. Beberapa proyek infrastruktur di sektor wisata yang akan selesai dalam waktu dekat yakni Taman Balekambang dan penataan Solo Safari fase dua.

Solo: Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, mempercantik kawasan Pasar Gede di Kota Solo, yang selama ini menjadi salah satu ikon wisata daerah.
 
Kepala DPUPR Kota Surakarta Nur Basuki mengatakan penataan dilakukan di koridor Pasar Gede, yakni di Jalan RE Martadinata hingga Simpang Ketandan dengan penambahan instalasi agar membuat pejalan kaki makin nyaman saat berkunjung ke kawasan Pasar Gede.
 
Ia mengatakan pada penataan tersebut koridor dilengkapi dengan kanopi dan lampu jalan, seperti halnya yang ada di Koridor Gatot Subroto.
 
Menurutnya, proyek yang dikerjakan sejak pertengahan Juni tersebut saat ini telah mencapai tahap akhir. Sesuai jadwal, proyek yang menelan anggaran sebesar Rp3,1 miliar itu dijadwalkan selesai pada 18 November.
 
Penataan utama difokuskan di sekitar Pasar Gede, namun setelah dilakukan koordinasi akhirnya penataan dilakukan hingga ke Simpang Ketandan.
 

Baca Juga  RI Diguyur Asing, Rupiah Perkasa di Akhir Tahun

“Paket pekerjaannya penataan pedestrian dan drainase,” urainya.
 
Sementara itu, oleh Pemkot Surakarta saat ini Koridor Gatot Subroto dimanfaatkan untuk wisata malam. Banyak pelaku UMKM terutama kerajinan tangan yang berjualan di kawasan tersebut hingga menyedot banyak pengunjung baik dari dalam maupun luar kota.
 
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan penataan tersebut utamanya untuk membuat pejalan kaki lebih nyaman.
 
“Tapi sekalian kami percantik dengan ornamen kanopi dan lampu jalan,” ucap Gibran.
 
Sebelumnya, Pemkot Surakarta terus melakukan penataan infrastruktur di sejumlah titik dengan tujuan menarik lebih banyak wisatawan datang ke Solo. Beberapa proyek infrastruktur di sektor wisata yang akan selesai dalam waktu dekat yakni Taman Balekambang dan penataan Solo Safari fase dua.

 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(MEL)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *