Siswa SD Punya Akun Medsos, Orang Tua Harus Apa?

Berita, Teknologi626 Dilihat

Jakarta: Akhir 2021, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pengguna internet dan media sosial di kalangan pelajar. Hasilnya mengagetkan, mayoritas anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia sudah mengakses internet untuk media sosial (medsos).
 
Persentasenya mencapai 88,99 persen. Terbesar dibandingkan tujuan mengakses internet lainnya. 
 
Selain medsos, sebanyak 66,13 persen anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia juga mengakses internet untuk mendapat informasi atau berita. Ada pula yang mengakses internet untuk hiburan sebanyak 63,08 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tingginya angka di bawah umur yang sudah mengakses medsos ini tak diiringi dengan literasi media yang maksimal. Dosen Akademi Televisi Indonesia (ATVI), Safrudiningsih mengatakan siswa SD perlu juga mendapat literasi media.
 
“Tujuannya agar pelajar mengetahui batasan konten apa yang mesti di-upload atau bahkan dilihat di medsos,” kata Safrudiningsih melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 September 2023.
 
Safrudiningsih bersama Dosen ATVI Sisca T Gurning menjadi pendidik dalam kegiatan literasi media yang diselenggarakan ATVI bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih Indosiar-SCTV (YPP Indosiar-SCTV). Kegiatan berlangsung di SDN Lagoa 02, Koja, Jakarta Utara.
 

Harus ada batasan waktu

Sisca mengingatkan ratusan pelajar kelas 1 hingga VI untuk bijak menggunakan medsos. Menurutnya, harus ada batasan waktu yang disepakati pelajar dan orang tua.
 
“Batasan melihat atau menonton siaran televisi sekitar dua jam. Begitu juga mengakses internet dan medsos, sebaiknya tidak lebih dari dua jam,” kata Sisca.
 
Kepala Sekolah SDN Lagoa 02, Suwondo, mengatakan sekolahnya secara berkala mengumpulkan orang tua untuk berdiskusi soal penggunaan media sosial pada siswa. 
 
“Saat pembagian rapor, kita sekaligus mengingatkan tugas dan peran tua untuk ikut mengingatkan soal medsos ini,” kata Suwondo.
 
Baca: Polwan Diingatkan Mengedepankan Etika di Medsos
 
Guru kelas V SDN Lagoa 02, Sundari, mengatakan para guru sering berbincang dengan siswa mengenai internet dan medsos. Pada saat momen tersebut, guru akan mengingatkan agar hal-hal yang negatif dari medsos dihindari.
 
“Kita punya aturan, selama di kelas siswa tidak boleh membawa HP. Bila telanjur membawa, harus disimpan di meja atau di lemari kelas dengan diberi tanda pemilik. Aturan ini untuk mengurangi siswa menggunakan medsos pada jam belajar,” kata Sundari.
 
Sundari sepakat bahwa penggunaan medsos di kalangan pelajar SD harus dibatasi dan orang tua serta guru harus ikut membina. “Kalau dilarang nampaknya sulit. Jadi kita kompromi sambil memberi pengertian pada siswa,” katanya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(UWA)

Quoted From Many Source

Baca Juga  IHSG Balik Lagi Ke 7.200-an, 8 Saham Big Cap Ini Jadi Penekan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *