Sentuh Rp15.600/USD, BI Pastikan Volatilitas Rupiah Terjaga!

Berita, Teknologi651 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Kekhawatiran pasar terhadap era “higher for longer” suku bunga acuan Bank Sentral AS, The Fed telah mendorong meningkatnya capital outflow dari pasar keuangan dan menekan posisi nilai tukar mata uang global termasuk Rupiah.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (2018-2021), Nanang Hendarsyah menilai dampak gejolak global telah berimbas pada pelemahan Rupiah yang sudah menembus level Rp15.600 per Dolar AS. Namun koreksi Rupiah belum terlalu mengkhawatirkan secara berlebihan karena yang terpenting adalah volatilitasnya masih terjaga tidak mengalami pergerakan signifikan.

Selain itu pelemahan Rupiah saat ini lebih disebabkan sentimen eksternal yang juga dialami mata uang dunia lainnya. Bank Indonesia juga senantiasa berada di pasar untuk memastikan tidak ada kepanikan di pasar.

Seperti apa intervensi BI menjaga stabilitas Rupiah? Bagaimana dampak kebijakan The Fed terhadap Rupiah dan pasar keuangan? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (2018-2021), Nanang Hendarsa dalam Closing Bell,CNBCIndonesia (Jum’at, 06/10/2023)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini


Quoted From Many Source

Baca Juga  Warga RI Makin Doyan Ngutang di Paylater, Pinjaman Tembus Rp 6 Triliun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *