PTBA-KAI SInergi Optimalkan Angkutan Batu Bara Pakai Kereta

Berita, Teknologi591 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) berkolaborasi untuk mengoptimalkan angkutan batu bara menggunakan kereta api.

Kedua belah pihak menyepakati pedoman pelaksanaan kerja sama penyelenggaraan angkutan batu bara dengan menggunakan sarana dan prasarana milik KAI dengan relasi Tanjung Enim Baru-Tarahan dan Tanjung Enim Baru-Kertapati. Selain itu, keduanya juga sepakat untuk melakukan pengembangan angkutan batu bara relasi Tanjung Enim Baru-Keramasan.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian jangka pendek untuk angkutan batu bara relasi Tanjung Enim Baru-Tarahan dan Tanjung Enim Baru-Kertapati dengan periode 2023-2027, serta perjanjian kerangka kerja sama pengembangan angkutan batu bara relasi Tanjung Enim Baru-Keramasan pada Kamis (12/10/2023).

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail menyampaikan harapannya agar penandatanganan perjanjian kerja sama ini dapat mendukung rencana kenaikan produksi batu bara PTBA. Menurutnya, keandalan transportasi angkutan batu bara merupakan hal yang strategis untuk mendukung kinerja PTBA.

“Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini, maka diharapkan PTBA bisa terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Arsal dalam keterangan tertulis, Kamis (12/10/2023).

Arsal berharap, sinergi ini juga menjadi langkah awal untuk PTBA dan KAI melakukan kerja sama pengembangan lain ke depannya di mana akan banyak berjalan kerja sama baru dalam membuka peluang jalur baru dan pengembangan bisnis baru lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan kerja sama ini sangat penting karena manfaatnya yang sangat besar untuk dapat mendukung biaya logistik yang kompetitif dan mengurangi dampak eksternalitas seperti kemacetan, polusi, jalan-jalan yang rusak, serta meningkatkan daya saing global.

Baca Juga  Bos OJK Kasih Tips Supaya Tak Berurusan dengan Debt Collector

“Kelebihan angkutan barang menggunakan kereta api salah satunya adalah kapasitas daya angkut yang besar dibandingkan dengan moda transportasi lain. Satu gerbong bisa mengangkut 50 ton atau seukuran 2 truk kontainer. Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 60 gerbong atau 3.000 ton sekaligus. Jika diangkut truk butuh kurang lebih 120 truk,” kata Didiek.

Didiek melanjutkan, sinergi BUMN antara KAI dan PTBA ini menjadi wujud core value AKHLAK untuk terus melakukan kolaborasi yang juga diharapkan dapat memperoleh optimalisasi dan komitmen jangka panjang penyelenggaraan angkutan batu bara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai informasi, angkutan batu bara PTBA menggunakan kereta api terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021, KAI mengangkut total 25,4 juta ton batu bara PTBA. Lalu meningkat 13% pada 2022 menjadi 28,8 juta ton.

Selanjutnya, pada 2023, total angkutan batu bara PTBA menggunakan kereta api ditargetkan mencapai 29,2 juta ton. Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, volume angkutan batu bara akan terus ditingkatkan sampai dengan tahun 2027, hingga mencapai 35 juta ton untuk relasi Tanjung Enim Baru-Tarahan dan Tanjung Enim Baru-Kertapati.

 

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Berantas Buta Membaca, PTBA Gelar Pelatihan ke 164 Guru

(rah/rah)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *