PSS Sleman Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Usut Kasus Penyerangan

Berita, Teknologi634 Dilihat

Sleman: Sebuah insiden tindak kekerasan terjadi usai laga PSS Sleman melawan Madura United pada lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terjado pada Ahad 24 September 2023. Seorang anggota tim Media Officer Madura United mengalami luka akibat diserang orang tak dikenal di ruang konferensi pers. Atas peristiwa itu, manajemen PSS Sleman membuat tim khusus untuk mengusut kasus itu.
 
“Atas konsultasi dan diskusi dengan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi atas insiden yang terjadi, maka dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta atau TGPF,” kata Ketua Panpel PSS Yuyud Pujiarto di Sleman, Kamis 28 September 2023.
 
Tim diharapkan bisa menemukan pelaku penyerangan yang melukai tim media Madura United. Tim tersebut tak hanya diisi bagian manajemen PSS Sleman.



“TGPF terdiri dari pihak kepolisian, PT PSS, Panpel dan juga melibatkan manajemen Madura United,” kata dia.
 
Yuyud menegaskan manajemen PSS menyayangkan peristiwa itu. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan permintaan maaf.
 
“Panpel PSS menyatakan permohonan maaf atas insiden terhadap personel Media Officer Madura United FC pasca laga PSS Sleman menggapai Madura United FC di Stadion Maguwoharjo Sleman,” katanya.
 
Menurutnya, pembentukan tim itu menjadi bentuk keseriusannya dalam menangani kasus. Pihaknya berharap kejadian itu tak terulang di kemudian hari.
 
“PSS juga berharap itu menjadi terakhir kalinya dan tidak akan terulang kembali di kemudian hari dalam dunia sepak bola Indonesia,” ungkapnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(RIZ)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Top! Saham Bank Mandiri Cetak Rekor Baru Lagi di Rp 6.925

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *