Plt Mentan Ungkap Food Estate Akan Dimasifkan, Ini Fokusnya

Berita, Teknologi682 Dilihat


Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan program food estate atau lumbung pangan terintegrasi dalam satu kawasan. Program itu akan dimasifkan agar bernilai ekonomi dengan fokus pada beras dan gula.

“Beliau, Pak Presiden inginkan satu kawasan terintegrasi masif fokus pada pangan dan energi,” ujar pelaksana tugas (Plt) Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi seusai menghadiri rapat tertutup mengenai food estate yang dipimpin Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2023. 

Arief yang juga Kepala Badan Pangan Nasional menjelaskam pemerintah akan memasifkan program food estate karena ada potensi pasar dalam negeri yang besar untuk hasil produksi pangan. Pemerintah segera menyiapkan lahan dan infrastruktur pertanian yang diperlukan, seperti saluran irigasi, pompa, dan lain-lain.

“Kita ada lahan banyak yang produktif, infrastruktur sudah dibangun oleh PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” ucap dia.

Dalam perluasan program food estate, Arief menjelaskan ada sejumlah menteri yang terlibat, yakni Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Hadi Tjahjanto. Program ini juga sebelumnya diserahkan kepada Kementerian Pertahanan.

“Ini adalah masif sehingga produksinya, economic of scale-nya masuk,” ucap dia.
 


Dalam satu atau dua pekan ini, Arief mengungkapkan akan mempersiapkan penanaman untuk masa panen pertama. Nantinya program food estate akan terintegrasi dari hulu ke hilir mulai dari penanaman hingga pemasaran produk pangan yang akan dijual.

“Kita percaya potensi kita sebagai produsen luar biasa. Jadi end to end itu adalah mulai hulunya, on farm-nya, logistiknya, paska panennya pengolahannya sampai marketnya,” papar dia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan kawasan yang diproyeksikan untuk lahan food estate adalah Merauke di Papua. Pembiayaan program food estate tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Namun, dia belum bisa memastikan investornya dari mana saja.

“Diarahkan ke PPP, public private partnership,” ujar dia.

Food estate menjadi salah satu program strategis nasional (PSN) 2020-2024 yang diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor 9 Tahun 2022.

Bukan untuk pertama kalinya program food estate dilaksanakan, bahkan sejak era pemerintahan Presiden Soeharto juga pernah berjalan. Meskipun sudah berulang kali dilaksanakan, program itu mengalami kegagalan akibat tidak berhasil mengefektifkan penggunaan lahan dan tidak menghasilkan produksi panen yang tinggi.

Sejumlah contoh kegagalan food estate pada era Soeharto, yakni Program Food Estate PLG, Kalteng (1996) dan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berupa Program Food Estate Bulungan, Kalimantan Timur (2011); Program Merauke Integrated Food and Energy Estate, Papua (2011); dan Program Food Estate Ketapang, Kalimantan Barat (2013).

Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan program food estate atau lumbung pangan terintegrasi dalam satu kawasan. Program itu akan dimasifkan agar bernilai ekonomi dengan fokus pada beras dan gula.
 
“Beliau, Pak Presiden inginkan satu kawasan terintegrasi masif fokus pada pangan dan energi,” ujar pelaksana tugas (Plt) Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi seusai menghadiri rapat tertutup mengenai food estate yang dipimpin Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2023. 
 
Arief yang juga Kepala Badan Pangan Nasional menjelaskam pemerintah akan memasifkan program food estate karena ada potensi pasar dalam negeri yang besar untuk hasil produksi pangan. Pemerintah segera menyiapkan lahan dan infrastruktur pertanian yang diperlukan, seperti saluran irigasi, pompa, dan lain-lain.

Baca Juga  Efek Kenaikan Harga Emas, Siapa yang Diuntungkan?



“Kita ada lahan banyak yang produktif, infrastruktur sudah dibangun oleh PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” ucap dia.
 
Dalam perluasan program food estate, Arief menjelaskan ada sejumlah menteri yang terlibat, yakni Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Hadi Tjahjanto. Program ini juga sebelumnya diserahkan kepada Kementerian Pertahanan.
 
“Ini adalah masif sehingga produksinya, economic of scale-nya masuk,” ucap dia.
 

Dalam satu atau dua pekan ini, Arief mengungkapkan akan mempersiapkan penanaman untuk masa panen pertama. Nantinya program food estate akan terintegrasi dari hulu ke hilir mulai dari penanaman hingga pemasaran produk pangan yang akan dijual.
 
“Kita percaya potensi kita sebagai produsen luar biasa. Jadi end to end itu adalah mulai hulunya, on farm-nya, logistiknya, paska panennya pengolahannya sampai marketnya,” papar dia.
 
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan kawasan yang diproyeksikan untuk lahan food estate adalah Merauke di Papua. Pembiayaan program food estate tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Namun, dia belum bisa memastikan investornya dari mana saja.
 
“Diarahkan ke PPP, public private partnership,” ujar dia.
 
Food estate menjadi salah satu program strategis nasional (PSN) 2020-2024 yang diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor 9 Tahun 2022.
 
Bukan untuk pertama kalinya program food estate dilaksanakan, bahkan sejak era pemerintahan Presiden Soeharto juga pernah berjalan. Meskipun sudah berulang kali dilaksanakan, program itu mengalami kegagalan akibat tidak berhasil mengefektifkan penggunaan lahan dan tidak menghasilkan produksi panen yang tinggi.
 
Sejumlah contoh kegagalan food estate pada era Soeharto, yakni Program Food Estate PLG, Kalteng (1996) dan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berupa Program Food Estate Bulungan, Kalimantan Timur (2011); Program Merauke Integrated Food and Energy Estate, Papua (2011); dan Program Food Estate Ketapang, Kalimantan Barat (2013).
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

Baca Juga  Raih Kebebasan Finansial Lewat Investasi Saham, Mau?

(AZF)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *