Peta Kekayaan Koalisi Ganjar, Prabowo-Anies Ketinggalan Jauh

Berita, Teknologi187 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Pesta demokrasi besar-besaran RI yang akan digelar 14 Februari 2024 nanti, semakin dekat. Peta kekuatan politik nasional pada pemilihan umum (pemilu) pun semakin jelas.

Pasangan bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) Abdul Muhaimin Iskandar diusung oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Selanjutnya, bacapres Prabowo Subianto diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Bulan Bintang (PBB).

Sedangkan bacapres Ganjar Pranowo diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Lantas, koalisi mana yang paling kuat secara nilai hartanya?

Koalisi Pendukung Anies Baswedan-Cak Imin

Partai NasDem yang diketuai Surya Paloh menjadi pencetus dukungan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di pilpres 2024. Sosok Surya sendiri merupakan konglomerat yang lama berkecimpung di dunia bisnis dan memilih untuk terjun ke dunia politik.

Harta kekayaan Surya pada tahun 2018 mencapai Rp 8,74 triliun. Ini menempatkan bos Media Group tersebut sebagai orang terkaya ke-77 dari 150 orang di Indonesia versi Globe Asia.

Sementara itu, Cak Imin yang merupakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki total harta sebesar Rp 27,28 miliar, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2022.

Kemudian, Ketua Umum PKS Ahmad Syaikhu tercatat memiliki kekayaan Rp 4,8 miliar menurut LHKPN yang dilaporkan 31 Desember 2021.

Koalisi Pendukung Prabowo Subianto

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menjadi bacapres terkaya dengan total harta kekayaan Rp2,04 triliun hingga 2022, menurut LHKPN per 31 Maret 2023.

Baca Juga  Masih Jalankan Proyek di IKN, PTPP Amankan Rp 4,9 T Proyek Baru

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tercata memiliki harta sebesar Rp 454 miliar, berdasarkan LHKPN 31 Desember 2022.

Kemudian, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang merupakan Ketua Umum PAN tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 27,7 miliar, menurut LHKPN per 31 Desember 2022.

Ketua umum PBB, Yusril Ihza Mahendra terakhir menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara pada tahun 2004. Setelah masa jabatannya berakhir pada Mei 2007, Yusril tidak membuat LHKPN lagi.

Namun data LHKPN tahun 2007 mencatatkan harta Yusril sebesar Rp1,62 miliar.

Koalisi Pendukung Ganjar Pranowo

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 214,22 miliar, menurut LHKPN per 31 Desember 2021.

Sementara Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo ditaksir memiliki harta kekayaan mencapai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 15 triliun (kurs Rp 15.000/dolar AS), berdasarkan laporan dari Forbes Real Time Billionaires awal tahun ini.

Selanjutnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 1,2 triliun per 31 Desember 2022.

Kemudian, Oesman Sapta Odang yang akrab disebut OSO merupakan pengusaha ternama asal Kalimantan Barat. Dia merupakan pendiri OSO Group yang bergerak di bidang percetakan, pertambangan, air mineral, properti, perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi, keuangan, dan perhotelan.

Berdasarkan LHKPN per 1 April 2015, saat OSO menjabat sebagai Wakil Ketua MPR dan anggota DPD, kekayaan tercatat sebesar Rp 335,58 miliar dan US$ 376.500 atau Rp 5,64 miliar (kurs Rp 15.000/dolar AS).

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Ganjar, Anies Lewat, Ini Capres yang Paling Jago Ternak Uang

(Zefanya Aprilia/ayh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *