Pemkot Palembang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Penanganan ISPA Akibat Kabut Asap

Berita, Teknologi639 Dilihat


Palembang: Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menganggarkan dana Rp6 miliar untuk penanggulangan kesehatan yang terjangkit Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pasalnya kasus ISPA di akhir September 2023 sudah mencapai 14.960 orang.

“Anggaran Rp6 miliar ini dianggarkan untuk menyangkut kesehatan warga Palembang karena kasus ISPA terus meningkat,” kata Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Selasa, 10 Oktober 2023.
 


Dewa mengatakan musim kemarau di Palembang diprediksi masih bertahan lama. Dimana berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hujan akan menguyur wilayah Palembang pada 4-6 November 2023.

Maka dari itu, pihaknya menganggarkan Rp6 miliar tersebu mengantisipasi adanya lonjakan kembali kasus ISPA. 

“Maka dari sekarang terus kita antisipasi agar tidak terjadi lonjakan ISPA,” jelasnya. 

Pihaknya berharap kepada kabupaten yang menjadi penyumbang asap karhutla agar segera menindaklanjuti beberapa program yang sudah ada agar asap dari Karhutla tidak datang ke Palembang.

Menurutnya kualitas udara tidak baik di Palembang kini dan kabut asap membuat masyarakatnya banyak terjangkit ISPA. 

“Kita berharap kabupaten penyumbang asap untuk segera ditindaklanjuti programnya dalam waktu dekat agar asap tidak berimbas ke Palembamg,” ujarnya.

 

Palembang: Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menganggarkan dana Rp6 miliar untuk penanggulangan kesehatan yang terjangkit Inspeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
 
Pasalnya kasus ISPA di akhir September 2023 sudah mencapai 14.960 orang.
 
“Anggaran Rp6 miliar ini dianggarkan untuk menyangkut kesehatan warga Palembang karena kasus ISPA terus meningkat,” kata Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Selasa, 10 Oktober 2023.
 

Baca Juga  Net Sell Asing Rp 723,75 M, Deretan Saham Ini Masuk Keranjang Jual

Dewa mengatakan musim kemarau di Palembang diprediksi masih bertahan lama. Dimana berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hujan akan menguyur wilayah Palembang pada 4-6 November 2023.



Maka dari itu, pihaknya menganggarkan Rp6 miliar tersebu mengantisipasi adanya lonjakan kembali kasus ISPA. 
 
“Maka dari sekarang terus kita antisipasi agar tidak terjadi lonjakan ISPA,” jelasnya. 
 
Pihaknya berharap kepada kabupaten yang menjadi penyumbang asap karhutla agar segera menindaklanjuti beberapa program yang sudah ada agar asap dari Karhutla tidak datang ke Palembang.
 
Menurutnya kualitas udara tidak baik di Palembang kini dan kabut asap membuat masyarakatnya banyak terjangkit ISPA. 
 
“Kita berharap kabupaten penyumbang asap untuk segera ditindaklanjuti programnya dalam waktu dekat agar asap tidak berimbas ke Palembamg,” ujarnya.
 
 
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(DEN)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *