Merger Garuda-Citilink-Pelita, Saham GIAA Naik 4%

Berita, Teknologi109 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. atau GIAA naik 4,11% ke level Rp 76 pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (23/8/2023). 

Hal ini seiring dengan pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir mengenai rencana melebur maskapai penerbangan milik BUMN, yakni Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air. 

Hingga pukul 9.04 WIB antrean beli pada saham Garuda Indonesia mencapai 1,28 juta dengan harga tertinggi pada Rp 75. Sementara itu antrean jual sebanyak 749.628 dengan harga tertinggi Rp 80. 

Berdasarkan data RTI Business kemarin, Selasa (23/8/2023), saham GIAA ditutup menguat 8,96% ke level Rp 73 per sahamnya. Akan tetapi kenaikan tersebut masih belum cukup untuk mengompensasi penurunan saham GIAA dalam 5 tahun terakhir yang terperosok sangat dalam.

Sebagai informasi dalam 4 bulan terakhir saham Garuda Indonesia diperdagangkan pada rentang harga Rp 51 hingga Rp 67.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana melebur maskapai pelat merah Garuda grup, Citilink, dan Pelita Air. Nantinya, program efisiensi klaster maskapai tersebut akan seperti Pelindo.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menurunkan biaya logistik di Indonesia sehingga semakin meringankan dunia bisnis. Saat ini, kata Erick, terdapat tiga BUMN yang bergerak dibidang penerbangan, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air.

Penyelamatan yang dilakukan kepada Garuda Indonesia dianggap perlu dipertahankan mengingat Indonesia perlu tetap memiliki flag carrier. Saat Garuda Indonesia diperjuangkan, Erick menjelaskan, di waktu yang sama telah dipersiapkan Pelita Air.

“Dengan tujuan agar Indonesia tetap memiliki flag carrier nasional jika Garuda gagal diselamatkan,” ujar Erick di Tokyo, Jepang, melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu (23/8).

Baca Juga  Andre Soelistyo Jual 100 Juta Saham GOTO Buat Bayar Utang

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Gugatan Pailit Garuda Maintenance Facility Aero Asia Dicabut

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *