Menteri Erick: Pembangunan IKN Capai 40%,

Berita, Teknologi453 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencapai 40%.

Capaian tersebut dinilai cepat dan akan selesai sesuai dengan target yang dijadwalkan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemerintah membidik tahun depan pembangunan IKN akan rampung. “Kalau kita lihat kemarin cepat sekali pembangunannya itu sudah hampir 40%,” kata Erick saat ditemui di Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (26/9).

Adapun IKN digarap keroyokan oleh sejumlah perusahaan BUMN di sektor konstruksi. Garapan proyek BUMN di kawasan Kalimantan Timur tersebut melalui penugasan pemerintah melalui Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Adapun BUMN karya yang berpartisipasi dalam pembangunan IKN Nusantara di antaranya PT Adhi Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP, PT Waskita Karya Tbk, hingga PT Hutama Karya (Persero).

Erick mengungkapkan, Waskita menjadi BUMN karya dengan porsi garapan proyek terbesar di IKN Nusantara dengan total Rp 4,33 triliun.

Menurutnya, pembangunan kawasan IKN Nusantara bukan hanya sekadar pemindahan Ibu Kota semata, namun harus menjadi kota yang lebih hijau di tengah perubahan iklim saat ini.

“Tadi saya sampaikan tentu visi dari Bapak Presiden pembangunan IKN bukan hanya memindahkan sebuah kota, tetapi bangun karakter sebagai bangsa dengan di era yang sedang berubah,” ucapnya.

Erick menambahkan, kawasan hijau pun tercermin dari porsi yang dibangun sebagai kawasan kota hanya 25%-30%, sedangkan 70%-75% dikembalikan menjadi hutan tropis.

“Ini adalah proyek pertama di dunia dan Indonesia yang bisa, negara lain tidak mudah,” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Bos Berdikari Bawa Senjata di Bandara, Begini Reaksi Erick

Baca Juga  UGM Diduga Larang Diskusi yang Menghadirkan Anies Baswedan

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *