MEDC-AMMN Lagi Dicecar & Ditato Bursa, Kok Sahamnya Ngacir?

Berita, Teknologi620 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Dua saham Medco Group yakni PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terpantau melesat pada perdagangan sesi I Selasa (12/9/2023), meski keduanya tengah dicecar oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Per pukul 09:20 WIB, saham MEDC terpantau melejit 6,64% ke posisi Rp 1.445/unit. Sedangkan saham AMMN melonjak 2,27% menjadi Rp 5.625/unit.

Untuk saham MEDC, perseroan buka suara atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pergerakan harga saham perusahaan yang dianggap regulator bursa berfluktuasi diluar kewajaran.

Corporate Secretary MEDC, Siendy K. Wisandana mengatakan, setelah IPO AMMN, harga saham AMMN mengalami peningkatan tajam, dimana Perseroan memiliki kepemilikan saham sebesar 20,92%.

Pada saat yang nyaris bersamaan saham MEDC diketahui juga mulai mengalami reli reli kenaikan, meski angkanya lebih moderat.

Medco juga menyebut faktor kenaikan harga komoditas global ikut mempengaruhi fluktuasi harga saham perusahaan.

“Pada beberapa minggu terakhir, harga minyak menguat dan biasanya hal ini berpengaruh kepada harga saham Perseroan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (12/9).

Selanjutnya, Siendy menjabarkan, pada September 2023, anak perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Perseroan (Medco Power Global), beserta mitra konsorsiumnya (Pacific Solar Energy Ltd. dan Gallant Venture Ltd.) telah mendapatkan Penunjukan Secara Bersyarat (Conditional Award) untuk mengimpor 600MWp proyek listrik bertenaga matahari oleh Energy Market Authority of Singapore.

Perseroan telah menandatangani Perjanjian Jual Beli untuk menjual kepemilikan efektif working interest sebesar 31,88% di Block 12W (ChimSao), sebuah lapangan minyak produksi di Vietnam yang dioperasikan oleh Harbour Energy, dimana transaksi ini diharapkan akan dapat dituntaskan sebelum akhir tahun 2023.

Baca Juga  Crazy Rich China Kuasai Ratusan Ribu Hektare Lahan di AS, Ini Sosoknya

Pada Agustus 2023, perseroan juga telah menandatangani perjanjian untuk melakukan pengambil alihan 20% non-operating participating interest di aset produksi yang berlokasi di Timur Tengah, dari operator yang akan tetap bertindak sebagai operator dan terus memegang kepemilikan mayoritas participating interest-nya, di aset tersebut serta mengoperasikannya.

“Transaksi ini masih tunduk pada syarat-syarat serta kondisi penuntasan transaksi serta ketentuan terkait kewajiban kerahasiaan di negara tersebut,” sebutnya.

Sebelumnya pada Senin kemarin, BEI juga memberikan peringatan kepada PT Amman Mineral International Tbk. (AMMN) bahwa telah terjadi peningkatan harga saham AMMN yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham AMMN yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” tulis manajemen BEI, Senin (11/9/2023).

Meskipun demikian, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Informasi terakhir mengenai perusahaan yercatat adalah informasi tanggal 5 September 2023 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang laporan bulanan registrasi pemegang efek.

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham AMMN tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” ungkapnya.

Sebagai informasi, saham AMMN memang sudah bergerak liar sekitar sebulan terkahir. Pada sebulan terakhir, saham AMMN meroket 85,06%.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

[Gambas:Video CNBC]

Baca Juga  Asing Serbu 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat, Bank BRI No. 1


Artikel Selanjutnya


Gegara Tambang, Harta Taipan Baru Ini Naik Jadi Rp 14,80 T

(chd/chd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *