Masih Remaja, Tersangka Penembakan di Mal Bangkok Berusia 14 Tahun

Berita, Teknologi651 Dilihat

Bangkok: Setidaknya tiga orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam penembakan di mal Siam Paragon di Bangkok, Thailand pada Selasa, 3 Oktober 2023. Salah satu korban luka adalah warga negara asing, kata layanan darurat Thailand.
 
Polisi telah menangkap tersangka, yaitu seorang pria yang masih relatif remaja di usia 14 tahun.
 
“Penyerang telah ditangkap. Faktanya, dia menyerah. Polisi sedang membersihkan tempat kejadian. Situasi mulai mereda,” kata Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin kepada awak media, mengutip dari laman Channel News Asia.

Dalam rekaman kamera keamanan CCTV yang dibagikan di media sosial, tersangka terlihat di dalam sebuah toko, berlutut di lantai dan menyerah. Polisi kemudian memecahkan panel kaca dan untuk menahan tersangka.
 
Gambar penangkapan menunjukkan seorang petugas menjepit remaja tersebut ke tanah dan memborgolnya. Remaja itu terlihat mengenakan baju atasan hitam dan topi. Petugas menemukan pistol di lokasi kejadian.
 
Ratusan orang sebelumnya terlihat melarikan diri dari mal Siam Paragon, salah satu tujuan belanja utama di ibu kota Thailand yang sangat populer di kalangan wisatawan dan warga lokal. Mal sempat menerapkan penguncian (lockdowm) saat penembakan terjadi.
 
Video langsung dari lokasi kejadian menunjukkan mal dan area sekitarnya dalam kondisi kosong pada jam sibuk, yang biasanya ramai didatangi pengunjung. Sirene dari mobil petugas terdengar di video tersebut.
 
Berita tentang penembakan pertama kali menyebar di media sosial, ketika para warganet membagikan rekaman kerumunan orang yang meninggalkan mal Siam Paragon. Beberapa orang mengatakan mereka mendengar suara tembakan.

Sejarah Panjang Penuh Kekerasan

Video yang dibagikan pengguna X, @janejanejuta, menunjukkan pembeli dan karyawan mal berjongkok dan berlindung di tempat yang tampak seperti food court. Seorang pria terdengar mendesak kelompok itu untuk duduk.
 
Sementara di stasiun kereta Siam BTS Station, sejumlah gerbangnya ditutup sekitar pukul 17.25 waktu setempat.
 
Penembakan terjadi hanya beberapa hari sebelum peringatan satu tahun peristiwa paling berdarah dalam sejarah Thailand, yaitu ketika seorang mantan polisi bersenjatakan pisau dan pistol menyerang sebuah tempat penitipan anak, membunuh 24 anak-anak dan 12 orang dewasa.
 
Thailand mempunyai tingkat kepemilikan senjata yang tinggi dan memiliki sejarah panjang penuh kekerasan dalam insiden senjata api, baik skala kecil maupun besar.
 
Pada tahun 2020, seorang mantan perwira militer mengamuk di sebuah pusat perbelanjaan di Korat, membunuh 29 orang dan melukai sejumlah lainnya.
 
Baca juga:  PM Thailand Perintahkan Perketat Aturan Kepemilikan Senjata
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

Baca Juga  Video:Market Maker Ungkap Prospek Dibalik Ambruknya Saham Bank Big Cap

(WIL)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *