Kinerja Perdagangan Positif, RI-Arab Saudi Tingkatkan Kerja Sama

Berita, Teknologi635 Dilihat
Riyadh: Arab Saudi merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia. Kinerja perdagangan antara kedua negara terus meningkat dan saling memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
 
Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zukifli Hasan pada acara Saudi-Indonesian Roundtable Meeting Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Federation of Saudi Chambers (FSC) yang diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi, Kamis, 19 Oktober 2023. Turut hadir Menteri Investasi Kerajaan Arab Saudi Khalid Al Falih, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia Erick Tohir, dan Ketua Kadin Indonesia Komite Tetap Timur Tengah Mohamad Bawazeer.
 
“Arab Saudi selalu menjadi mitra dagang yang sangat penting bagi Indonesia. Hingga saat ini, kinerja perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi selalu menunjukkan hasil positif. Pada 2022, total perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD7,51 miliar atau meningkat 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
 



Menurut Mendag Zulkifli Hasan, selama lima tahun terakhir (2018-2022), nilai perdagangan perdagangan kedua negara terus tumbuh pada tingkat tahunan sebesar lima persen. “Berkaca pada hal tersebut, kami meyakini masih banyak ruang bagi kedua negara untuk terus memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.
 
Indonesia saat ini bertujuan untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045, yang mencakup pembangunan infrastruktur komprehensif di seluruh Indonesia. Demikian pula dengan Arab Saudi yang sedang dalam proses mencapai Visi Saudi 2030, yang bertujuan untuk membangun perekonomian yang dinamis dan beragam serta berkolaborasi dengan pengusaha Indonesia dalam menciptakan bisnis baru.
 

(Foto:Dok.Kemendag)
 
Menurut Mendag, pertemuan ini juga untuk meningkatan investasi bagi kedua negara terutama dalam sektor infrastruktur, energi, haji dan umrah, perbankan, kesehatan, serta pertanian dan migas. Dalam kurun lima tahun, investasi Arab Saudi di Indonesia baru mencapai USD22 juta untuk 264 proyek.
 

Baca Juga  China Gak Minat Beli Minyak, Harga Anjlok 2% dalam Sepekan

 
Perekonomian kedua negara masih memiliki kesempatan untuk saling berkolaborasi. Salah satu bentuk kerja sama peningkatan investasi dalam forum ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) di sektor infrastruktur dan energi. MoU tersebut ditanda tangani oleh Kadin Indonesia – Federation of Saudi Chambers (FSC) dan ACWA Power-PT Pertamina International EP.
 
“Saya berharap, forum ini akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara sebagai anggota G-20 serta kekuatan ekonomi di negara-negara Timur Tengah dan Asia Tenggara. Selain itu, juga menjadi ruang diskusi yang produktif dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di kedua negara,” ucap Mendag Zulkifli Hasan.
 
Total perdagangan Indonesia-Arab Saudi pada periode Januari-Agustus 2023 tercatat sebesar USD3,80 miliar. Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Arab Saudi sebesar USD1,39 miliar. Sedangkan, impor Indonesia dari Arab Saudi sebesar USD2,41 miliar.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(ROS)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *