Kabar AS & China Bikin Cemas, Rupiah Hingga IHSG Kuat Hadapi?

Berita, Teknologi560 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Inflasi AS di Bulan Agustus 2023 yang di proyeksi naik ke 3,6% (yoy) kembali mendorong kekhawatiran investor terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed.

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro menyebutkan lonjakan harga minyak dunia yang mengerek inflasi berpotensi mendorong kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral. Imbasnya tekanan terhadap bond yield dan nilai tukar mata uang global termasuk emerging market seperti Indonesia.

Selain itu pasar keuangan domestik juga harus mewaspadai dampak perlambatan ekonomi China terhadap Indonesia.

Di sisi lain Presiden Direktur Samuel AM, Agus Basuki Yanuar, menyebutkan gejolak harga komoditas global akan memberi dampak ke RI termasuk Rupiah, namun saat ini daya tahan Rupiah cukup baik ditopang perbaikan kinerja ekspor bidang manufaktur.

Lalu bagaimana dampak sentimen AS hingga China terhadap pasar keuangan global dan domestik? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen, Agus Basuki Yanuar dan Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 13/09/2023)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini


Quoted From Many Source

Baca Juga  Ubah Format Debat, KPU Dinilai Pertaruhkan Kredibilitas Penyelenggaraan Pemilu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *