Jokowi ‘Spill’ Suku Bunga SBN 10 Tahun di 2024

Berita, Teknologi726 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pidato RAPBN 2024 dan Nota Keuangan memproyeksikan rata-rata suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun diprediksi pada level 6,7%.

“Konstelasi global harus disikapi dengan strategi kebijakan yang jitu dan antisipasif. Kita menyaksikan perubahan lanskap global yang cepat khususnya karena pergeseran geopolitik, fragmentasi global menciptakan disrupsi rantai pasok yang meningkatkan risiko krisis pangan energi dan keuangan dunia,” ujar Jokowi, Rabu (16/08/2023).

Sebelumnya, asing nampak masih enggan membeli Surat Utang Negara (SUN) di tengah sikap pasar yang menanti data inflasi Amerika Serikat (AS) periode Juli 2023. Data tersebut bakal menjadi pertimbangan penting bagi keputusan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed).

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan kembali melakukan lelang SUN pada hari ini, Selasa (8/8/2023).

Ada delapan seri surat berharga yang dilelang meliputi SPN12231109 (reopening), SPN12240529 (reopening), FR0095 (reopening), FRSDG001 (reopening), FR0096 (reopening), FR0098 (reopening), FR0097 (reopening) dan FR0089 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI).

Surat utang jangka pendek terpantau tidak terlalu atraktif permintaannya, bahkan yang jangka tiga bulan (SPN12231109) sama sekali tidak dilirik asing. Sedangkan yang jatuh tempo pada Mei 2023 dengan kode SPN11240529 asing hanya menawar Rp910 miliar, akan tetapi pemerintah tidak menyerap-nya.

Di sisi lain, surat utang jangka panjang masih menjadi incaran asing, terpantau pada seri FR0098 atau surat utang yang jatuh tempo 15 tahun mendatang total incoming bids sebesar Rp 1,56 triliun, hanya saja yang diserap pemerintah sebesar Rp 1 triliun. Selanjutnya, disusul seri FR0096 atau surat utang jangka 10 tahun dengan total penawaran masuk Rp 1,28 triliun dengan serapan sebesar Rp 374,36 miliar.

Baca Juga  Ada Kabar Baru Gugatan Nikel RI di WTO, Eropa Mulai 'Tobat'?

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Video: Hore! Bantuan Kendaraan Listrik Meluncur

(Tim Redaksi/ayh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *