Erick Thohir Minta LRT Jabodebek Bisa Berkelas Internasional

Berita, Teknologi608 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Belum habis keriuhan masyarakat yang menjajal Light Rapid Transit (LRT), pemerintah telah menggodok sejumlah wacana pengembangan untuk menunjang infrastruktur transportasi umum tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir melihat, infrastruktur Indonesia kian lengkap dengan adanya LRT Jabodebek yang baru diresmikan awal pekan ini. Namun, fasilitas tersebut harus ditunjang dengan lahan parkir, konektivitas ke MRT hingga bandara.

“LRT sudah mulai jalan ramai sekarang. Tapi harus disambungkan dengan apa? lahan parkir, MRT, masyarakat bisa berjalan, menuju akses yang lebih besar lagi apakah airport dan lain-lain,” ujar Erick dalam acara BUMN Performance Report CNBC Indonesia pada Jumat, (1/9/2023).

Erick ingin pembangunan LRT bisa berskala internasional. Apalagi, bangsa Indonesia semakin hari semakin berkembang, pasti akan ada keinginan lebih dari masyarakatnya terkait infrastruktur di negara sendiri.

“Karena yang namanya masyarakat, makin hari makin demanding, makin punya keinginan lebih. Apalagi mereka juga menjadi turis ke negara lain, membandingkan, nah itu kita harus jaga,” tutur Erick.

Diketahui, LRT yang dikelola oleh salah satu BUMN PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini baru saja diresmikan pada Senin, (28/8/2023) lalu.

Total ada sebanyak 31 trainset (rangkaian kereta) akan disiapkan, dengan rincian guna keperluan operasional terdapat 27 trainset, serta sebanyak 4 trainset akan digunakan sebagai cadangan. Setiap trainset LRT Jabodebek terdiri atas 6 kereta.

LRT Jabodebek melayani masyarakat di 18 stasiun yang menghubungkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Stasiun-stasiun tersebut adalah Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat, dan Jati Mulya.

Baca Juga  Breaking! Dolar Ngamuk, Rupiah Tembus Rp15.820/US$

Erick menjelaskan, Proyek LRT ini merupakan salah satu fokus BUMN dalam blue print BUMN 2024/2034. Diketahui, pekerjaan ini masuk dalam visi BUMN untuk menjadi pelopor green economy. Selain itu, LRT juga masuk dalam pilar BUMN untik membangun infrastruktur yang berskala internasional.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Erick Thohir: LRT Bakal Bantu Kurangi Polusi

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *