Ekonom Sebut Impor Turun Tajam, Cermin Ekonomi Tidak Sehat

Berita, Teknologi637 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang RI September 2023 mengalami surplus sebesar USD 3,42 Miliar.

Dimana ekspor tercatat USD 20,76 miliar atau turun 5,63% (mtm) dan melemah 16,17% (yoy). Sementara impor tercatat sebesar USD 17,34 Miliar atau turun 8,15% (mtm) atau melemah 12,45% (yoy).

Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Benny Soetrisno menilai pelemahan ekspor RI tidak lepas dari dampak penurunan harga komoditas seperti batu bara. Dimana amblasnya permintaan membuat kinerja ekspor batu bara namun untuk CPO ekspor masih

Sementara Direktur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal melihat surpus neraca dagang di atas USD 3 Miliar diatas ekspektasi. Namun perlambatan impor lebih mengagetkan ekonom dan dinilai tidak sehat karena mencerminkan pelemahan ekonomi dalam negeri.

Seperti apa analisis kinerja ekspor-impor RI? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Benny Soetrisno dan Direktur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal dalam Closing Bell,CNBCIndonesia (Senin, 16/10/2023)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini


Quoted From Many Source

Baca Juga  Bank Jatim Bidik Bank Banten Masuk KUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *