Cerita Bank Sumsel Babel Tumbuhkan KUR dan Sektor Produktif

Berita, Teknologi645 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Sumsel Babel mampu meningkatkan kredit usaha rakyat (KUR) menjadi RP 2,5 triliun dalam beberapa tahun terakhir dan meningkatkan sektor produktif yang mendongkrak ekonomi daerah. Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung masih menghadapi tantangan kemiskinan dan stunting, sehingga dibutuhkan kreatifitas dalam menumbuhkan perekonomiannya.

Dia pun mengungkapkan cerita menarik soal pengembangan UMKM di Sumsel dan Babel. Di Palembang menurutnya beberapa potensi UMKM yang bisa dikembangkan, kerajinan, songket/pakaian khas Palembang, cluster makanan seperti pempek. Kemudian pangkal pinang, ekosistem sapi. Sementara Belitung ada desa sayuran hidroponik dan desa wisata.

“Ada cerita bagus, di Palembang ada pempek. Kemudian ada juga ikan belida yang sudah jarang. Kemudian kita masuk ke sektor pengembangan budidaya ikan belida, dan ini berhasil,” kata Achmad dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2023 ‘Best Regional Bank’, Jumat (10/11/2023).

Keberhasilan Bank Sumsel Babel menghadapi tantangan di daerah, disebabkan oleh tiga hal, yakni proses transaksi, digitalisasi, dan sumber daya manusia. Selain itu, pandemi pun membuat daerah lebih mengenali potensinya sendiri. Misalnya saja konsumsi daerah Sumsel dan Babel masih tinggi meski dihantam pandemi, karena perekonomiannya berbasis pertanian, perkebunan dan pertambangan.

Selama ini daerah tersebut mengandalkan pertanian kelapa sawit, karet, pertambangan, hingga konstruksi. Klaster pertanian pun dikembangkan untuk memperluas sektor produktif dan ekosistemnya.

“Di Babel, klaster sapi sudah dimulai dari pembesaran sapi, kotoran, sampai jagungnya kita buat ekosistem. Ini membutuhkan penyaluran dan baru 70% terlayani, untuk itu tetap butuh investasi-investasi untuk membangun Sumsel Babel,” kata dia.

Sampai dengan September 2023, Bank Sumsel Babel sendiri  mencatat pertumbuhan kredit hingga 14,13%. Jumlah tersebut jauh di atas pertumbuhan kredit secara nasional yang mencapai 8,96%. Dengan pencapaian itu, dia optimis sampai dengan akhir tahun pertumbuhan kredit Bank Sumsel Babel bisa mencapai 10-11%.

Baca Juga  Bos ID FOOD Curhat Utang Rp 8,2 T, Minta Negara Suntik Modal Segini

Untuk mendorong target tersebut, Bank Sumsel Babel pun akan fokus mendukung program-program pemerintah, pemberdayaan UMKM, hingga memberikan dukungan lain dalam bentuk CSR dan keberlanjutan.

“Kita juga akan lakukan beberapa perbaikan, dan perkuat dukungan program pemerintah seperti proyek strategis,” jelasnya.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Industri Halal Digemakan, Perbanas Beri Evaluasi Ini

(rah/rah)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *