Berita Populer Ekonomi: Diskon Kereta Cepat hingga Utang Jadi Alat Pertumbuhan Ekonomi

Berita, Teknologi491 Dilihat

Jakarta: Berita-berita terpopuler ekonomi Medcom.id pada Jumat, 29 September 2023 menyoroti beberapa isu. Mulai dari diskon kereta cepat hingga jumlah orang menabung di bawah Rp100 juat meningkat.
 
Berikut ringkasan 5 berita terpopuler ekonomi:

1. Asyiiik… Presiden Akan Umumkan Diskon Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pemerintah akan memberi diskon pada masyarakat yang akan menaiki Kereta Cepat Jakarta-Bandung “Whoosh”. Diskon itu akan diberikan saat acara soft launching. Pengumuman diskon tiket kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu akan disampaikan Presiden Joko Widodo.
 
Baca selengkapnya di sini

2. Pedagang Asongan Kembali Jualan di Atas Kereta Tujuan Gambir-Jogja

PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan Kereta api Luar Biasa (KLB) Nostalgic Culinary relasi Gambir-Yogyakarta dengan keberangkatan Jumat, 29 September 2023 dan relasi Yogyakarta-Gambir dengan keberangkatan Sabtu, 30 September 2023.



Baca selengkapnya di sini

3. Social Commerce Buka Peluang Impor Ilegal, Pemerintah Harus Tegas Bikin Regulasi

Kehadiran social commerce, TikTok Shop dianggap memberikan dampak buruk terhadap pelaku UMKM di Tanah Air. Dengan menawarkan harga barang yang amat murah, TikTok Shop menjadi pilihan utama bagi masyarakat sehingga banyak lapak UMKM di Indonesia merosot omzetnya.
 
Baca selengkapnya di sini

4. Jangan Salah! Utang Bisa Jadi Alat Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara menyampaikan utang negara saat ini berfungsi sebagai salah satu alat pertumbuhan ekonomi. Suhasil memberikan contoh pada saat Indonesia dihantam oleh pandemi covid-19, utang negara mempunyai peran krusial untuk melebarkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
Baca selengkapnya di sini

5. Ekonomi Menggeliat, Jumlah Orang Menabung di Bawah Rp100 Juta Tumbuh 3,83%

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pergerakan ekonomi saat ini mampu mendongkrak tabungan di bawah Rp100 juta, yakni tumbuh 3,83 persen pada Agustus 2023. Sebelumnya, pertumbuhan tabungan di bawah Rp100 juta berada pada level minus 0,85 persen pada April 2023, 3,39 persen pada Mei, 3,75 persen pada Juni, 3,1 persen pada Juli, dan 3,83 persen pada Agustus.
 
Baca selengkapnya di sini
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

Baca Juga  IHSG Rebound, 6 Saham Ini Jadi Penyelamatnya

(AHL)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *