Beban Bengkak 40%, Laba Era Digital Media Ambles 95,52%

Berita, Teknologi633 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten teknologi PT Era Digital Media Tbk. (AWAN) mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 328,24 juta.

Perolehan itu ambles 95,52% dari periode yang sama setahun sebelumnya sebesar Rp7,32 miliar. Penurunan ini terjadi di kala perusahaan berhasil mencatatkan peningkatan pada kinerja top line.

Mengutip laporan keuangan kuartal III/2023, AWAN membukukan pendapatan Rp 23,2 miliar, tumbuh sebesar 7% secara tahunan (yoy).

Kenaikan itu ditopang oleh pendapatan dari penyimpanan dan pengolahan data/cloud yang melonjak sebesar 120% yoy menjadi Rp 9,1 miliar yang tahun lalu sebesar Rp 4,1 miliar. Kontributor pendapatan lainnya adalah konten SMS premium sebanyak Rp 12,1 miliar serta pendapatan lainnya berjumlah Rp 1,9 miliar.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan meningkat 40% yoy dari Rp 6,8 miliar menjadi Rp 9,5 miliar. Membengkaknya beban ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada penyimpanan dan pengolahan data/cloud masing-masing sebesar Rp 5,6 miliar dari Rp 4,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dengan beban usaha sebesar Rp 13,2 miliar dan penghasilan lain-lain neto sebesar Rp 399,9 juta, AWAN membukukan laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp 103,0 juta pada akhir September 2023.

Sementara itu, aset AWAN terbang 291% yoy menjadi Rp 96,2 miliar pada sembilan bulan pertama tahun ini, dari Rp 24,6 miliar pada 31 Desember 2022.

Meskipun perolehan AWAN ambles, Direktur Utama AWAN Shaanee P. Harjani optimistis pihaknya dapat membukukan peningkatan laba yang lebih baik lagi.

“Melihat prospek bisnis komputasi AWAN di Indonesia masih sangat bagus, kami optimis bahwa AWAN akan mencatatkan laba yang lebih baik lagi pada kuartal selanjutnya, didukung dengan adanya rencana peluncuran beberapa produk baru dari AWAN dan anak usaha.” ujar Shaanee P. Harjani, dalam keterangan resminya, Rabu (1/11/2023).

Baca Juga  Kejatuhan Raja Retail RI & Kisah Lahirnya Matahari dan Lippo

Mengingatkan saja, PT Era Digital Media Tbk. melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 April 2023 lalu. Pada pencatatan saham perdananya atau initial public offering (IPO), AWAN mematok harga penawaran Rp 100 per saham dengan menerbitkan 750 juta saham. Alhasil, dana yang diraup AWAN dalam IPO mencapai Rp 75 miliar.

Pada penutupan perdagangan Rabu (1/11/2023), saham AWAN ditutup terapresiasi 0,69% ke harga Rp 290 per saham. Dengan begitu, saham AWAN telah terbang 190% sejak IPO.

[Gambas:Video CNBC]

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *