4 Saran dari Dokter untuk Jalani Menopause dengan Sehat

Berita, Teknologi161 Dilihat

Jakarta: Menopause adalah suatu fase alami dalam kehidupan seorang wanita yang ditandai dengan berakhirnya siklus menstruasi secara permanen.

Menjelang usia menopause sering kali seorang wanita mengalami berbagai keluhan seperti gangguan pola haid, kulit kering, rambut kusam dan mudah rontok, osteoporosis, mood tidak stabil, dan lain-lain.

Secara umum dikatakan bahwa usia menopause adalah di atas 40 tahun. Namun bila terjadi menopause dibawah usia tersebut, maka dapat dikatakan terjadi premature menopause. Dan, kebanyakan usia menopause pada perempuan di Indonesia terjadi di usia 48-52 tahun. 

Perlu diketahui bahwa tidak ada hubungan antara usia menarche (menstruasi pertama) dengan menopause (menstruasi terakhir).

Menopause ditentukan oleh jumlah sel telur yang dimiliki oleh seorang wanita, ketika sel telur yang dimiliki sudah habis maka wanita tersebut akan masuk ke dalam fase menopause. 

Sementara itu menarche ditentukan oleh kematangan sistem reproduksi dan hormonal, bila sudah matang maka akan terjadi menstruasi.

 

Pengaruh dari terjadinya menopause


Dr. Henry Leonardo, Sp.OG, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan dari RSIA Grand Family dan RSIA Family menjelaskan berbagai peristiwa dalam kehidupan seorang wanita bisa berpengaruh pada usia terjadinya menopause. 

Misalnya seorang wanita yang mengalami operasi pengangkatan ovarium tentunya akan lebih cepat menopause.

Demikian juga mereka yang pernah mengalami infeksi, autoimun, juga dalam terapi obat-obatan, kemoterapi juga radioterapi umumnya akan menghadapi menopause lebih awal karena penurunan jumlah sel telur secara drastis.

Dan gejala menopause dapat sangat bervariasi dari satu individu dengan individu lainnya. Gejala yang umum meliputi hot flash (sensasi panas tiba-tiba yang menjalar ke wajah dan tubuh), berkeringat pada saat malam hari, gangguan tidur, perubahan mood, peningkatan risiko osteoporosis, dan gangguan keseimbangan hormon.

Baca Juga  Kala Kiamat Datang, Semua Hancur Kecuali 3 Ini



(Menurut POGI-Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia, menopause dini didefinisikan sebagai tidak haid atau berhentinya haid selama 12 bulan berturut-turut pada usia <40 tahun dengan kadar hormon sesuai dengan keadaan menopause. Foto: Ilustrasi/Dok. Unsplash.com)

 

4 saran dokter jalani menopause 


Dr. Henry menerangkan setiap perempuan yang memasuki usia menopause sangat disarankan untuk melakukan beberapa hal seperti berikut:

 

1. Menerapkan gaya hidup sehat 


Dengan makanan seimbang, berolahraga secara teratur, tidur yang cukup, menghindari rokok serta alkohol. Disarankan juga mulai mengkonsumsi makanan dengan kandungan fitoestrogen tinggi seperti olahan kedelai.

 

2. Melakukan perawatan kesehatan rutin berupa MCU (Medical Check Up), pap smear, mammografi


Penggunaan terapi hormon hanya disarankan pada perempuan yang mengalami penurunan kualitas hidup dan tidak dapat diatasi dengan berbagai terapi alternatif lainnya. Perlu diingat, penggunaan terapi hormon harus dalam pengawasan ketat seorang yang ahli dalam bidang menopause.

 

3. Pemeriksaan tulang


Melakukan pemeriksaan tulang untuk mengukur kepadatan tulang karena menopause dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Osteoporosis adalah sebuah kondisi di mana tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

Penjagaan kesehatan tulang, termasuk asupan kalsium dan vitamin D, serta olahraga yang memperkuat tulang, sangat penting selama masa ini.

 

4. Pemeriksaan jantung


Melakukan pemeriksaan jantung karena pasca-menopause, wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Penyebabnya termasuk penurunan estrogen, yang memiliki efek pelindung pada pembuluh darah.

Penting untuk melakukan gaya hidup sehat dan mengendalikan faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

(TIN)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *