2 Pembunuh Warga di Gowa Merupakan Residivis Kejahatan Jalanan

Berita, Teknologi85 Dilihat


Makassar: Enam pelaku pembunuhan tiga orang di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diringkus. Namun dari hasil pemeriksaan dua di antaranya merupakan residivis kejahatan jalanan. 

Dirkrimum Polda Sulsel, Kombes Jamaluddin Farti, mengatakan kedua pelaku yang merupakan residivis kasus kekerasan atau kejahatan jalanan tersebut yakni anak Angga, 23 dan Wawan, 28.

“Di antara lima ini, angga dan wawan merupakan residivis di Gowa yang merupakan kejahatan jalanan,” kata Farti di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 6 Oktober 2023.
 


Farti mengatakan bahkan saat ini kedua residivis tersebut masih memiliki laporan di Polres Gowa. Keduanya telah berulang kali keluar dan masuk penjara dalam kasus yang sama. 

“Bahkan saat ini masih ada laporannya di Polres Gowa,” jelasnya.

Saat penangkapan terhadap keduanya, polisi bahkan harus memberikan tindakan tegas. Lantaran keduanya berusaha melarikan diri saat melakukan pengembangan. 

“Sudah diberikan peringatan tiga kali tapi tak diinginkan. Jadi kami lakukan tindakan tegas terukur,” jelasnya. 

Saat ini keduanya bersama dengan empat pelaku pembunuhan terhadap tiga warga di Kabupaten Gowa berada di Polda Sulawesi Selatan. Keenamnya masih akan menjalani pemeriksaan lanjutan. 

Sebelumnya, tiga orang di Kabupaten Gowa menjadi korban pembunuhan. Ketiganya meninggal dunia setelah kediaman korban diserang oleh orang tak dikenal.

Peristiwa penyerangan yang berujung tewasnya tiga orang tersebut terjadi di Dusun Mandalle 2, Desa Kalemandalle, Kecamatan Bajeng Barat. 

Ketiga korban yang meninggal akibat serangan tersebut yakni Faisal Daeng Remo, 22, Pasang, 40, dan Ramli Daeng Tata, 60. Ketiganya meninggal meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Dari hasil penyelidikan sementara para pelaku tersebut datang ke rumah korban dengan menggunakan sepeda motor dan saling berboncengan. Sekelompok orang itu datang dengan membawa senjata tajam dan menikam korban hingga tewas. 

 

Makassar: Enam pelaku pembunuhan tiga orang di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diringkus. Namun dari hasil pemeriksaan dua di antaranya merupakan residivis kejahatan jalanan. 
 
Dirkrimum Polda Sulsel, Kombes Jamaluddin Farti, mengatakan kedua pelaku yang merupakan residivis kasus kekerasan atau kejahatan jalanan tersebut yakni anak Angga, 23 dan Wawan, 28.
 
“Di antara lima ini, angga dan wawan merupakan residivis di Gowa yang merupakan kejahatan jalanan,” kata Farti di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 6 Oktober 2023.
 

Baca Juga  Grup Citibank PHK Massal, Pengumuman Sudah Dimulai

Farti mengatakan bahkan saat ini kedua residivis tersebut masih memiliki laporan di Polres Gowa. Keduanya telah berulang kali keluar dan masuk penjara dalam kasus yang sama. 



“Bahkan saat ini masih ada laporannya di Polres Gowa,” jelasnya.
 
Saat penangkapan terhadap keduanya, polisi bahkan harus memberikan tindakan tegas. Lantaran keduanya berusaha melarikan diri saat melakukan pengembangan. 
 
“Sudah diberikan peringatan tiga kali tapi tak diinginkan. Jadi kami lakukan tindakan tegas terukur,” jelasnya. 
 
Saat ini keduanya bersama dengan empat pelaku pembunuhan terhadap tiga warga di Kabupaten Gowa berada di Polda Sulawesi Selatan. Keenamnya masih akan menjalani pemeriksaan lanjutan. 
 
Sebelumnya, tiga orang di Kabupaten Gowa menjadi korban pembunuhan. Ketiganya meninggal dunia setelah kediaman korban diserang oleh orang tak dikenal.
 
Peristiwa penyerangan yang berujung tewasnya tiga orang tersebut terjadi di Dusun Mandalle 2, Desa Kalemandalle, Kecamatan Bajeng Barat. 
 
Ketiga korban yang meninggal akibat serangan tersebut yakni Faisal Daeng Remo, 22, Pasang, 40, dan Ramli Daeng Tata, 60. Ketiganya meninggal meski sempat dilarikan ke rumah sakit.
 
Dari hasil penyelidikan sementara para pelaku tersebut datang ke rumah korban dengan menggunakan sepeda motor dan saling berboncengan. Sekelompok orang itu datang dengan membawa senjata tajam dan menikam korban hingga tewas. 
 
 
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(DEN)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *